RSS

Ada Film Hollywood yang Menghina INDONESIA? :o

Mungkin Terlalu kasar kalo pake kata 'menghina', mungkin lebih tepatnya film barat yang di salah satu ceritanya berbicara soal 'keburukan-keburukan' yang ada di indonesia .... sebagian fakta, sebagian dilebih-lebihkan, namanya juga pilem, mungkin karena si pembuat pilem bukan orang Indonesia jadi gak faham dengan keadaan di indonesia, atau .... mungkin juga karena mereka benar-benar memahami indonesia ... Berikut 7 Film Hollywood Yang Menghina Indonesia, yaitu :

1. House (Serial TV)

Film seri di Starworld. Si dokter House lagi ngobatin anak yang sakit parah banget dibilang sama si dokter, kira-kira begini, “anak sakit parah begini tinggalnya pasti di Indonesia”.

2. Looking For Jackie Chan

Film yang menceritakan anak indonesia keturunan china fans berat jackie chan hingga akhirnya ketemu sang idola. Anak ini memiliki sikap khas indonesia, "MELANGGAR ATURAN", diantaranya saat menerobos satpam & lari dari rumah (pergi ke rumah neneknya di beijing tapi malah ga sampe tempat).

Rahasia di Balik Lagu Lingsir Wengi

Di indonesia siapa yang tidak kenal dengan lagu ini, lagu ini langsung terkenal dikarenakan mitos yang dikaitkan dengan lagu tersebut. dahulu, bagi mereka yang mendengarkan dan menyanyikan lagu ini, maka ketika berada pada bait:

Lagu dalam bahasa asli (Jawa)

 Lingsir wengi sliramu tumeking sirno…
 Ojo tangi nggonmu guling…
 Awas jo ngetoro…
 Aku lagi bang wingo wingo…
 Jin setan kang tak utusi…
 Dadyo sebarang…
 Wojo lelayu sebet…
Arti Lagu

 Menjelang malam, dirimu akan lenyap…
 Jangan bangun dari tempat tidurmu…
 Awas jangan menampakkan diri…
 Aku sedang dalam kemarahan besar…
 Jin dan setan yang kuperintah…
 Menjadi perantara…
 Untuk mencabut nyawamu…


Rahasia di Balik Lagu Lingsir WengiMaka mereka yang menyanyikan dan sampai pada bait di atas, maka bagi yang menyanyikannya akan dijumpai oleh sosok makhluk yang menakutkan dengan nama KUNTILANAK. ketika ada beberapa kisah dari rahasia lagu lingsir wengi ini ketika mereka yang mengaku berjumpa dengan makhluk yang menakutkan tersebut, maka lagu ini pun langsung terkenal di Indonesia dengan ciri khas lagu yang menakutkan.
Lalu, apakah benar lagu lingsir wengi ini memang dapat mendatangkan Setan berupa kuntilanak ketika saat dinyanyikan? oleh karena itu perlu kita teliti bagaimanakah sebenarnya rahasia  Lagu Lingsir Wengi ini sesungguhnya. 

Rahasia di Balik Lagu Lingsir WengiDari beberapa sumber dinyatakan bahwa Lagu Lingsir Wengi diciptakan oleh Sunan Kalijaga salah satu tokoh ulama terkenal dengan sebutan WALISONGO yaitu wali diantara wali sembilan yang terkenal dipulau jawa karena mengajarkan kebaikan dengan mengenalkan dan mengajarkan agama islam di tanah jawa. salah satu metode sunan kalijaga dalam mengajarkan adalah dengan lagu dan menerapkan lagu tersebut dalam acara wayang atau perwayangan. hal tersebut disebabkan kegemaran dari masyarakat sekitar yang sangat mencintai kesenian wayang kulit, sehingga dengan cara tersebutlah sunan kalijaga untuk menyampaikan ajaran agama Islam di Indonesia khususnya di pulau jawa saat itu.

MISTERI DIBALIK LAGU NINA BOBO

Nina Bobo oohh Nina bobo

Kalau tidak bobo digigit nyamuk

...

Satu lagu dengan bait sederhana yang digunakan banyak orang tua untuk mengantar tidur anak - anaknya. Keliatan tidak ada yang ganjil dari lagu itu, tapi pernahkah anda coba bertanya pada seseorang tentang siapakah gadis bernama Nina dari lagu tersebut?

Beberapa dekade setelah kedatangan Cornelis de Houtmen di Banten, warga negara Belanda dari berbagai kalangan sudah memenuhi pulau Jawa dan pulau - pulau lainnya. Alkisa seorang gadis belia asal Belanda bernama Nina Van Mijk. Gadis yang berasal dari keluarga komposer musik klasik sederhana yang menetap di Nusantara untuk memulai hidup baru karena terlalu banyak saingan musisi di Belanda

Hidup Nina berjalan normal seperti orang - orang Belanda di Nusantara pada umumnya, berjalan - jalan, bersosialisasi dengan penduduk pribumi, dan mengenal budaya Nusantara. Kedengaran indah memang, tapi semenjak kejadian ane itu keadaan menjadi berbanding terbalik. Kejadian aneh itu terjadi pada suatu malam badai, petir tak henti - hentinya saling bersahutan. Dari alam kamarnya Nina menjerit keras sekali, diikuti suara vas bunga yang terjatuh dan pecah. Ayah, ibu serta pembantu keluarga Nina mengambur kedalam kamar Nina. Pintu terkunci dari dalam, akhirnya pintu itu didobrak oleh ayah Nina.

Kasus Munir?

Munir sebenarnya akan melanjutkan study S2 di Univeritas Utrecht, Belanda dan dalam kronologi kasus pembunuhan aktivis HAM tersebut disebutkan bahwa menjelang memasuki pintu pesawat, Munir bertemu dengan Polycarpus seorang pilot pesawat Garuda yang sedang tidak bertugas dan Polycarpus menawarkan kepada Munir untuk berganti tempat duduk pesawat dimana Munir menempati kursi Polycarpus dikelas bisnis dan Polycarpus menempati kursi Munir dikelas ekonomi.
Sebelum pesawat mengudara, flight attendant (Pramugari) Yetti Susmiarti dibantu Pramugara senior Oedi Irianto membagikan welcome drink kepada para penumpang dan Munir memilih Jus Jeruk.
Pukul 22.05 WIB pesawat lepas landas dan 15 menit kemudian kembali Flight Attendant membagikan makanan dan minuman kepada para penumpang, Munir memilih mi goreng dan kembali memilih jus jeruk sebagai minumannya, setelah mengudara hampir 2 jam pesawat mendarat di bandara Changi Singapura.
Di bandara Changi Munir menghabiskan waktu di sebuah gerai kopi sedangkan seluruh awak pesawat termasuk Polycarpus berangkat menuju hotel menggunakan bus dan perjalanan dari Singapura menuju Belanda seluruh awak pesawatnya berbeda dari perjalanan Jakarta menuju Singapura.

Kasus Menghilangnya Edy Tansil

Edy Tansil adalah seorang pengusaha keturunan yang memiliki nama asli Tan Tjoe Hong/Tan Tju Fuan yang menjadi narapidana dan harus mendekam selama 20 tahun di penjara Cipinang atas kasus kredit macet Bank Bapindo yang merugikan negara senilai 565 juta dollar (1.5 T rupiah dengan kurs dollar saat itu). Edy Tansil dilaporkan kabur dari penjara pada tanggal 4 Mei 1996 dan 20 petugas LP Cipanang dijadikan tersangka karena dianggap membantu Edy Tansil melarikan diri dan sejak itu keberadaan dari Edy Tansil seperti raib ditelan bumi.
Sebuah LSM pengawas anti-korupsi bernama Gempita melaporkan bahwa Edy Tansil tengah menjalankan bisnis sebuah perusahaan bir yang mendapat lisensi dari perusahaan bir Jerman bernama Becks Beer Company di kota Pu Tian Provinsi Fujian China.

Kasus Marsinah


 
Sebanyak 29 komunitas perempuan yang tergabung dalam Komite Aksi Perempuan Indonesia memperingati 20 tahun kematian tak wajar Marsinah. Para aktivis perempuan menggelar aksi menyalakan 20 lilin besar di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu malam, 8 Mei 2013. "Kami ingin mengingatkan permasalahan hak asasi manusia yang masih terkatung-katung,” kata Dina Ardiyanti, koordinator lapangan Komite Aksi Perempuan Indonesia.

Marsinah lahir pada 10 April 1969. Dia aktivis buruh pabrik arloji PT Catur Putra Surya, Porong, Sidoarjo, yang ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah gubuk pinggir sawah, di Kecamatan Wilangan, Nganjuk, Jawa Timur, pada 8 Mei 1993. Hingga kini, kematian Marsinah masih menyisakan misteri karena pembunuhnya tidak terungkap. Dia ditemukan tewas setelah tiga hari diculik.

Terdakwa kasus pembunuhan Marsinah yang disidangkan sampai di Mahkamah Agung, yakni pemilik PT Catur Putra, Yudi Susanto, dan sejumlah stafnya, divonis bebas. Kasus ini diduga kuat melibatkan aparat militer Orde Baru sehingga sampai kini kasusnya tidak diusut hingga tuntas.

Kasus Pembunuhan Udin (Wartawan Harian)

Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Oegroseno menyatakan kasus kematian wartawan Bernas Yogyakarta, Fuad Muhamad Syafruddin alias Udin layak diungkap kembali.

Penegasan disampaikan saat Oegroseno menerima pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, yang mendesak kepolisian menuntaskan kasus Udin, tadi malam di Jakarta.

"Saya akan sampaikan ke Kapolri untuk ditindaklanjuti. Saya sependapat ada kejanggalan dalam penanganan kasus ini dan Polri layak membentuk tim khusus. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera terealisasi," kata Oegroseno.

Dalam pertemuan dengan Wakapolri tersebut, Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen Suwarjono menyerahkan dokumen berisi 26 nama saksi, penyidik, polisi, penuntut umum, hakim kasus pembunuhan jurnalis Bernas, Fuad Muhamad Syafruddin. AJI mendesak kepolisian memeriksa 26 orang tersebut untuk mengungkap kasus pembunuhan itu.

Sekjen AJI Indonesia, Suwarjono, menyatakan Polri belum menunjukkan langkah serius untuk mengungkap kasus pembunuhan Udin.

Kasus Kematian Peragawati Terkenal Dietje

Misteri Kematian Peragawati Terkenal Dietje [1980]....!!!| http://indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Di era tahun 1980 an ada seorang peragawati ternama yang cantik bernama Dietje yang bernama lengkap Dietje (Dice) Budimulyono/Dice Budiarsih.

Ia tewas dibunuh dengan tembakan berulang kali oleh seorang yang ahli dalam menembak kemudian mayat nya dibuang disebuah kebun karet dibilangan kalibata yang sekarang menjadi komplek perumahan DPR. 
Setelah kasus tersebut marak di media massa, Polisi akhirnya menangkap seorang tua renta yang nama aslinya tidak diketahui dan hanya dikenal dengan panggilan Pakde dikenal juga sebagai Muhammad Siradjudin, konon ia adalah seorang dukun. 
Yang entah dengan alasan dan motif apa yang tidak jelas ia dianggap sebagai pembunuh Dietje. Bagi Polisi Motif tidak begitu penting karena Polisi mengungkapkan bahwa "katanya" mereka "Memiliki bukti yang kuat".
Pak De membantah sebagai pembunuh Ditje seperti yang tercantum dalam BAP yang dibuat polisi. Pengakuan itu, menurut Pak De dibuat karena tak tahan disiksa polisi termasuk anaknya yang menderita patah rahang. 

Penembak Misterius (Petrus) 1982-1985


Petrus atau juga dikenal sebagai operasi clurit dianggap oleh banyak orang sebagai sebuah operasi rahasia dimasa pemerintahan Orde Baru untuk menghabisi para Gali (Gabungan anak liar) dan Preman yang dianggap meresahkan dan mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat kala itu.
Hingga kini para pelaku Petrus tidak pernah tertangkap dan tidak jelas siapa pelakunya.
Kemungkinan besar adanya operasi ini karena instruksi dari Presiden Soeharto di tahun 1982 saat memberikan penghargaan kepada Kapolda Metro Jaya, Anton Soedjarwo atas keberhasilannya membongkar kasus perampokan yang meresahkan masyarakat, lalu ditahun yang sama Soeharto kembali meminta Polisi dan ABRI dihadapan RAPIM ABRI untuk mengambil langkah pemberantasan yang efektif dalam menekan angka kriminalitas.Karena permintaan atau perintah Soeharto disampaikan pada acara kenegaraan yang istimewa, sambutan yang dilaksanakan oleh petinggi aparat keamanan pun sangat serius. Permintaan Soeharto itu sontak disambut oleh Pangkopkamtib Laksamana Soedomo melalui rapat koordinasi bersama Pangdam Jaya, Kapolri, Kapolda Metro Jaya dan Wagub DKI Jakarta yang berlangsung di Markas Kodam Metro Jaya 19 Januari 1983. Dalam rapat yang membahas tentang keamanan di ibukota itu kemudian diputuskan untuk melaksanakan operasi untuk menumpas kejahatan bersandi Operasi Celurit di Jakarta dan sekitarnya. Operasi Celurit itu selanjutnya diikuti oleh Polri/ABRI di masing-masing kota serta provinsi lainnya. Para korban Operasi Celurit pun mulai berjatuhan.

Menghilangnya 13 Aktifis menjelang Reformasi [1998]

Menghilangnya 13 Aktifis menjelang Reformasi [1998]....!!!| http://indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Menjelang Reformasi di tahun 1998 ada sekitar 13 orang aktivis yang diculik paksa oleh militer dan hingga kini keberadaan mereka masih menjadi misteri. 
Jika mereka sudah meninggal dimanakah mereka dikuburkan dan alasan apa yang menyebabkan sehingga militer menculik ke-13 orang aktivis ini. 
Mereka adalah Yanni Afri, Sonny, Herman Hendrawan, Dedy Umar, Noval Alkatiri, Ismail, Suyat, Ucok Munandar Siahaan, Petrus Bima Anugerah, Widji Tukul, Hendra Hambali, Yadin Muhidin dan Abdun Nasser.
Pasukan Kopassus dari tim mawar dianggap bertanggung jawab atas peristiwa menghilangnya ke-13 aktivis tersebut dimana ada 24 orang yang diculik namun 9 orang berhasil bebas yakni Aan Rusdiyanto, Andi Arief, Desmon J Mahesa, Faisol Reza, Haryanto Taslam, Mugiyanto, Nezar Patria, Pius Lustrilanang dan Raharja Waluya Jati.

Keanehan dalam Kasus Sum Kuning (1970)

Ini adalah kasus getir dan pahit dari seorang gadis muda bernama Sumarijem seorang gadis muda dari kelas bawah seorang penjual telur dari Godean Yogyakarta yang (maaf) diperkosa oleh segerombolan anak pejabat dan orang terpandang di kota Yogyakarta kala itu.Kasus ini merebak menjadi berita besar ketika pihak penegak hukum terkesan mengalami kesulitan untuk membongkar kasusnya hingga tuntas. Pertama-tama Sum Kuning disuap agar tidak melaporkan kasus ini kepada polisi. Belakangan oleh polisi tuduhan Sum Kuning dinyatakan sebagai dusta. Seorang pedagang bakso keliling dijadikan kambing hitam dan dipaksa mengaku sebagai pelakunya.

INFORMASI MENGENAI PERISTIWA MASA DEPAN DALAM AL QUR’AN

Keajaiban lain dari Al Qur’an adalah diungkapkannya sejumlah peristiwa penting yang akan terjadi di masa depan. Ayat ke-27 surat 48, misalnya, memberi kabar gembira pada orang-orang yang beriman bahwa mereka akan menduduki kota Mekkah, yang kala itu masih dikuasai kaum musyrikin…
Sisi keajaiban lain dari Al Qur’an adalah ia memberitakan terlebih dahulu sejumlah peristiwa yang akan terjadi di masa mendatang. Ayat ke-27 dari surat Al Fath, misalnya, memberi kabar gembira kepada orang-orang yang beriman bahwa mereka akan menaklukkan Mekah, yang saat itu dikuasai kaum penyembah berhala:
“Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rosul-Nya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (yaitu) bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui, dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat.” (Al Qur’an, 48:27)
Ketika kita lihat lebih dekat lagi, ayat tersebut terlihat mengumumkan adanya kemenangan lain yang akan terjadi sebelum kemenangan Mekah. Sesungguhnya, sebagaimana dikemukakan dalam ayat tersebut, kaum mukmin terlebih dahulu menaklukkan Benteng Khaibar, yang berada di bawah kendali Yahudi, dan kemudian memasuki Mekah.